Love
Story
Awal Bertemu
Masya Allah tidak ada yang kebetulan di dunia ini, semua sudah tersusun rapi oleh Sang Maha Kuasa. Pertemuan ini berawal dari ruang kelas dan absensi yang sama di tahun 2014. Saat itu kami masih duduk di kelas VIII. Tidak ada cinta monyet diantara kami, hanya obrolan ringan di sela-sela tumpukan buku pelajaran dan candaan teman-teman yang seringkali memanipulasi seolah kami saling menitip salam.
Setelah menyelesaikan pendidikan di sekolah menengah pertama, kami melanjutkan perjalanan akademik di tempat yang berbeda. Ikhsan memilih menempuh pendidikan di SUPM Pariaman dan Via melanjutkan studi di SMA N 1 Kecamatan Guguak. Empat tahun berlalu tanpa adanya komunikasi yang intens di antara kami. Masing-masing sibuk dengan perjalanan menuju impian.
Pada tanggal 30 Mei 2018, kami sempat mencoba berjalan bersama. Dalam proses itu, jarak menjadi ujian bagi kami karena mengejar cita-cita dan impian. Bukittinggi, Tangerang, hingga Jepang menjadi saksi singkatnya kisah kami di tahun 2019. Kami percaya bahwa cinta yang suci harus diraih dengan cara yang Allah Ridhoi. Kalimat yang masih teringat hingga kini, “Jika kita berjodoh, maka kita akan dipertemukan kembali.”
Khitbah
Skenario Allah sungguh begitu indah. Tujuh tahun dalam pengasingan rasa, kami sibuk menata dan meraih masa depan. Luasnya lautan yang diarungi di Negeri Sakura serta hangatnya ruangan kelas yang akrab bersama para siswa di Payakumbuh, menjadi bagian dari proses kami meraih masa depan. Hingga pada akhirnya, kehendak-Nya menuntun kami menuju sebuah niat yang suci.
Jarak ribuan kilometer antara Jepang dan Indonesia tak lagi menjadi penghalang niat baik ini. Menutup tahun 2025 menjadi momen berharga saat kedua orang tua dan keluarga besar dipertemukan sebagai awal terjalinnya silaturahmi. Dengan penuh rasa syukur tanggal 11 Januari 2026 dilangsungkanlah Khitbah sebagai langkah awal menuju ikatan yang Insyaallah Allah berkahi.
Akad
Percayalah, bukan karena bertemu lalu berjodoh tapi karena berjodohlah maka kami dipertemukan, sebagaimana yang pernah dikatakan oleh saydina Ali bin Abi Thalib “Apa yang menjadi takdirmu akan menemukan jalannya untuk menemukanmu”. Bismillah atas izin Allah Swt serta restu dan ridho kedua orang tua, kami memutuskan untuk mengikrarkan janji suci pernikahan pada hari Kamis, 16 April 2026. Serta memulai kisah baru dalam suatu ikatan suci pernikahan yang semoga senantiasa diberkahi oleh Allah Swt.